Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

MATOA 2024 #2 “Deep Learning dan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah”

  • 17 Februari 2024

JAYAPURA – Komitmen untuk terus memperbarui metode pedagogi dan meningkatkan kualitas penalaran siswa di sekolah kembali ditunjukkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih. Melalui rangkaian agenda akademis MATOA (Mathematics Education Oriented Academic), sebuah seminar bertajuk “Deep Learning dan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah” sukses diselenggarakan pada 17 Februari 2024.

Seminar ini menghadirkan pakar strategi pembelajaran, Dr. Ririn Dwi Agustin, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dr. Ririn menekankan bahwa pembelajaran matematika di sekolah harus bergeser dari sekadar menghafal rumus (surface learning) menuju pemahaman yang mendalam (deep learning). Melalui pendekatan ini, matematika beralih fungsi menjadi sarana yang ampuh untuk memicu kemampuan berpikir kritis siswa dalam menganalisis dan memecahkan persoalan yang kompleks.

Sepanjang jalannya seminar, para peserta diajak mendalami bagaimana mengonstruksi ruang kelas yang aktif melalui empat fokus diskusi:

  • Konsep Deep Learning dalam Matematika: Memahami hakikat pembelajaran mendalam yang berfokus pada pemahaman konseptual, keterkaitan antar-materi, dan retensi jangka panjang bagi siswa.

  • Berpikir Kritis sebagai Target Capaian: Menelaah indikator-indikator berpikir kritis dalam matematika dan urgensinya sebagai kompetensi utama yang harus dimiliki siswa di era informasi.

  • Strategi Implementasi di Ruang Kelas: Mengupas berbagai metode praktis dan rancangan instruksional berbasis deep learning yang efektif untuk merangsang daya nalar dan analisis kritis siswa.

  • Tantangan dan Implikasi di Sekolah: Mengidentifikasi kendala nyata di lapangan—mulai dari kesiapan guru hingga adaptasi kurikulum—serta dampak jangka panjangnya terhadap kualitas pendidikan formal.

Pelaksanaan seminar MATOA ini menjadi bukti nyata keseriusan Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Uncen dalam menyiapkan calon pendidik yang tidak sekadar mengajar, melainkan mampu mendesain pengalaman belajar yang bermakna. Dengan menguasai strategi deep learning, para mahasiswa diharapkan siap turun ke sekolah-sekolah untuk melahirkan generasi muda Papua yang kritis, logis, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.