JAYAPURA – Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan menjamin mutu pendidikan yang berkelanjutan, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Cenderawasih sukses menyelenggarakan agenda strategis tingkat universitas. Kegiatan bertajuk “Workshop Penyusunan Dokumen SPMI” ini berlangsung secara maraton selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026, bertempat di Ruang Auditorium Lt. 3 LPMPP Universitas Cenderawasih.
Kegiatan krusial bagi masa depan institusi ini dibuka secara resmi melalui kata sambutan dari Ketua LPMPP Universitas Cenderawasih, Octolia Togibasa, S.Si., M.Si., Ph.D. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang sahih dan mutakhir merupakan kompas utama bagi setiap unit kerja untuk mempertahankan sekaligus menaikkan strata akreditasi. Workshop ini menghadirkan pakar penjaminan mutu, Prof. Dr. Happy Lumbantobing, M.Si., selaku narasumber utama yang mengawal langsung jalannya sesi teknis bersama para peserta yang terdiri dari Ketua Program Studi serta Ketua dan Anggota Tim Penjaminan Mutu Fakultas di lingkungan Uncen.
Rangkaian lokakarya intensif selama tiga hari ini dipetakan ke dalam dua fokus pilar utama guna memastikan draf dokumen mutu yang dihasilkan komprehensif dan siap diimplementasikan:
-
Fokus Formulasi Kebijakan dan Standar Mutu Makro: Pada fase awal, seluruh peserta dibimbing untuk membedah dan merumuskan ulang draf Kebijakan SPMI serta Standar SPMI. Prof. Happy mengarahkan para Kaprodi dan Tim Mutu Fakultas untuk menyelaraskan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) agar adaptif dengan visi universitas serta regulasi kementerian terbaru. Sesi ini krusial untuk memastikan setiap standar akademis, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang ditetapkan memiliki tolok ukur yang jelas dan objektif.
-
Fokus Penyusunan Manual Pelaksanaan dan Formulir Operasional: Fokus berikutnya bergeser pada aspek aplikatif-teknis, yakni penyusunan draf Manual SPMI dan Formulir SPMI. Peserta dilatih secara taktis untuk merancang prosedur operasional baku (POB) terkait siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) standar mutu. Melalui kerja kelompok dan diskusi interaktif, para peserta berhasil merumuskan draf instrumen evaluasi dan borang audit mutu internal yang praktis, guna mempermudah pelacakan data mutu di tingkat program studi secara real-time.
Pelaksanaan workshop maraton oleh LPMPP Uncen ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam membangun quality culture (budaya mutu) yang kokoh dari tingkat akar rumput hingga tingkat universitas. Dengan rampungnya draf dokumen SPMI yang terstruktur ini, seluruh jajaran program studi dan fakultas di Universitas Cenderawasih kini memiliki fondasi hukum dan operasional yang kuat untuk bergerak serentak menuju tata kelola kampus yang unggul, transparan, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.






