JAYAPURA – Memantapkan langkah dalam mentransformasi mutu kurikulum yang adaptif dan berstandar internasional, Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih sukses menyelenggarakan lokakarya intensif peningkatan kapasitas mengajar. Menjadi bagian dari rangkaian agenda akademis MATOA (Mathematics Education Oriented Academic), kegiatan bertajuk “Workshop RPS OBE: Menyusun RPS Berbasis Outcome Based Education” sukses dilaksanakan pada 4 Februari 2026.
Kegiatan krusial bagi kemajuan prodi ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Universitas Cenderawasih, Dr. Yan Dirk Wabiser, S.Pd., M.Hum. Dalam sambutannya, Dekan memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan bahwa penyusunan draf kurikulum berbasis luaran (Outcome Based Education) merupakan tuntutan wajib guna memastikan lulusan FKIP memiliki daya saing yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Workshop ini menghadirkan dua pakar evaluasi dan kurikulum Uncen, Dr. Okky Riswandha Imawan, M.Pd. dan Dr. Raoda Ismail, M.Pd., sebagai tim pemateri utama yang membimbing jalannya sesi teknis bagi seluruh jajaran dosen prodi.
Penguasaan materi dalam workshop ini dipetakan secara taktis ke dalam dua fokus pendalaman agar para dosen mampu mereformasi perangkat perkuliahan mereka secara komprehensif:
-
Sesi Rekonstruksi Teoretis Kurikulum Berbasis Luaran: Pada fase awal, para dosen dibekali pemahaman mendalam mengenai filosofi mendasar dari Outcome Based Education (OBE). Fokus materi diarahkan untuk membedah bagaimana menurunkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) program studi menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang terukur. Tim pemateri mengawal jalannya draf restrukturisasi ini agar setiap indikator ketercapaian tidak lagi sekadar berorientasi pada apa yang diajarkan, melainkan pada kompetensi riil apa yang mampu ditunjukkan oleh mahasiswa di akhir semester.
-
Sesi Formulasi Teknis dan Desain Format RPS: Fokus berikutnya diarahkan pada aspek aplikatif, di mana para dosen melakukan perancangan langsung draf dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang baru. Pada sesi ini, peserta dilatih secara intensif untuk mengintegrasikan bentuk asesmen, rubrik penilaian yang objektif, serta pemilihan metode pembelajaran interaktif ke dalam format RPS OBE. Hal ini memastikan bahwa seluruh draf mata kuliah matematika yang diampu siap diimplementasikan dalam ekosistem perkuliahan digital modern.
Pelaksanaan workshop MATOA kali ini mempertegas dedikasi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Uncen dalam menjaga komitmen penjaminan mutu akademik yang berkelanjutan. Melalui standarisasi dokumen RPS berbasis OBE ini, prodi siap melangkah maju untuk melahirkan lulusan pendidikan matematika yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki profil lulusan yang terukur, kompeten, dan siap berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan.







