JAYAPURA – Menjawab tantangan digitalisasi pendidikan dan tingginya ketergantungan generasi muda terhadap gawai, Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih kembali mengambil langkah inovatif. Melalui rangkaian program MATOA (Mathematics Education Oriented Academic), seminar bertajuk “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Matematika Berbasis Android Berbantuan Articulate Storyline” sukses dilaksanakan pada 28 Oktober 2023.
Hadir sebagai narasumber utama dalam agenda strategis ini adalah Prof. Dr. Jonner Nainggolan, M.Si. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa ponsel pintar yang ada di genggaman siswa harus mampu dialihfungsikan menjadi media belajar yang produktif. Melalui pemanfaatan perangkat lunak seperti Articulate Storyline, calon guru matematika dituntut kreatif dalam merancang aplikasi pembelajaran yang mandiri, visual, dan responsif agar matematika tidak lagi dianggap kaku.
Dalam sesi seminar ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam yang mencakup empat aspek krusial:
-
Konsep Media Berbasis Android: Menyelami urgensi dan landasan teoritis pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang adaptif dengan ekosistem digital siswa saat ini.
-
Pengenalan Articulate Storyline: Menjelaskan fitur-fitur unggulan dan potensi besar software Articulate Storyline dalam memvisualisasikan konsep-konsep matematika yang abstrak.
-
Prosedur Desain dan Produksi: Mengupas tahapan praktis dalam merancang antarmuka (interface), menyusun alur konten, hingga memproduksi aplikasi multimedia matematika yang siap pasang di perangkat android.
-
Tantangan dan Implikasi Lapangan: Mendiskusikan kesiapan teknis sekolah, kendala implementasi di kelas, serta dampak positifnya terhadap kemandirian belajar siswa.
Pelaksanaan seminar MATOA ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Uncen dalam membekali mahasiswanya dengan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Melalui penguasaan teknologi ini, para lulusan diharapkan tidak hanya cakap dalam penguasaan rumus matematika, tetapi juga terampil melahirkan inovasi media digital yang interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan generasi alfa di sekolah.







