JAYAPURA – Menyambut tantangan pendidikan abad ke-21 yang menuntut kemampuan berpikir lintas disiplin, Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Cenderawasih kembali menggaungkan inovasi pembelajaran. Melalui rangkaian agenda MATOA (Mathematics Education Oriented Academic), sebuah seminar akademik bertajuk “Strategi Pembelajaran Berbasis STEAM” berhasil diselenggarakan pada 9 September 2023.
Seminar kali ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan, Dr. Ronaldo Kho, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dr. Ronaldo menjelaskan bahwa matematika tidak dapat lagi diajarkan secara terisolasi. Melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics), pembelajaran matematika justru menjadi motor penggerak yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk melatih daya kritis dan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah nyata.
Sepanjang jalannya seminar, peserta diajak untuk mengeksplorasi konsep hingga aplikasi nyata pendekatan ini melalui empat fokus diskusi:
-
Prinsip Dasar STEAM: Memahami filosofi dan konsep fundamental dari penggabungan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam satu kesatuan pembelajaran.
-
Pola Integrasi Materi: Mengupas cara menyatukan elemen-elemen STEAM ke dalam kurikulum dan materi matematika agar penyampaiannya tetap natural dan saling berkesinambungan.
-
Strategi Implementasi di Kelas: Menelaah langkah-langkah praktis dan metode instruksional yang dapat digunakan guru untuk menghidupkan suasana belajar berbasis proyek.
-
Tantangan dan Dampak Nyata: Mengidentifikasi hambatan teknis di lapangan saat menerapkan STEAM serta implikasi positifnya terhadap kesiapan siswa menghadapi dunia modern.
Kegiatan seminar MATOA ini menjadi langkah konkret Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Uncen dalam mencetak lulusan yang adaptif dan visioner. Dengan menguasai strategi STEAM, para mahasiswa dipersiapkan tidak hanya menjadi pengajar matematika konvensional, melainkan menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu memicu lahirnya inovasi, kolaborasi, dan estetika di dalam ruang kelas masa kini.







